Posts

Showing posts with the label Self Reminder

Konsep Menghargai dan Keindahannya

Image
Boleh dibilang saya tidak suka dikritik, pun saya juga sebisa mungkin menahan diri untuk tidak mengkritik orang lain, karena saya tahu rasanya tidak enak. Bagi sebagian orang tradisi kritik mengkritik bisa membangun kepercayaan diri, mental kita akan ditempa dan kedepan bisa membuat kita lebih kuat. Oh ya, semua orang bisa seperti itu kecuali saya tentunya. Saya tidak mau munafik saja, hati saya masih lemah dan bohong rasanya jika saya dikritik akan tersenyum dan cuek bebek saja. Bedakan ya, kritik dan masukan. Kritik itu lebih kepada ketidakpuasan seseorang terhadap apa yang kita lakukan, dan ini lebih mengarah ke menyakiti hati seseorang. Kita boleh saja Berbeda pendapat tapi utarakan itu dengan sebaik dan sesopan mungkin. Saya yakin semua orang akan lebih suka diberi masukan daripada kritik yang menjatuhkan. Itu poinnya. Tidak semua orang memiliki seni berpendapat yang baik, salah salah jatuhnya malah membuat down orang lain. Setidak setujunya kamu dengan pilihan or...

Lapis Muntilan

Image
Di daerah Lamongan sih ini namanya lapis, entah di daerah lain mungkin punya nama sendiri. Rasanya enak, teksturnya lembek tapi harum mewangi (apaan ya!) Beda sama lapis legit lainnya, kalau kalian search lapis legit warnanya kuning, kaya roti tapi uenak tenan , menteganya kerasa sekali..  Saya ndak ngomongin makanan, kok,  tenang saja. Kita baru saja meninggalkan bulan dzulhijjah ya kawan, bulan musim kondangan, berapa amplop dan rentetan acara yang sudah kamu hadiri, hehe. Alhamdulillah, diniati silaturrahmi. Kebetulan juga sekarang adalah Anniversary kami yang pertama, jadi kami mau flashback sebentar ke masa lalu, duh. Namanya pernikahan, tidak mesti semulus jalan tol ya kawan, ada enak dan tidak enaknya, tapi sebenarnya hal yang tidak enak itu kalau kita mampu menikmatinya insyaAllah banyak barokahnya. Kebetulan kami LDM, dan kalau kata orang LDM banyak susahnya Alhamdulillah kami tidak, karena sebelum LDM kita banyak berdiskusi dan saling memahami, beberap...

Bangkit dari Kesunyian

Image
Salah satu hal menarik yang selalu aku rindukan adalah menggambar.. Beberapa bulan terakhir ini aku jarang sekali post gambar atau coba sketch apapun yang sedang ingin kugambar. Rasanya kaya makan bakso tanpa pentol, hambar dan nggak enak. Dan setelah drama pencarian jati diri yang terbilang no banget, pada akhirnya aku kembali pada bidang yang aku suka. Ya, pada dasarnya melakukan pekerjaan yang tidak kamu sukai itu menyiksa sekali. Menjadi diri sendiri itu lebih baik, meskipun semua orang di sekeliling kamu tidak mendukung. Paling tidak kamu punya pijakan yang kuat dan sebenarnya itu bisa melatih mental kamu untuk tidak down dalam menghadapi permasalan sebesar apapun. well, selamat datang di babak baru. 🙋🙋

Takut Melupa

Bismillah.. Siangnya mendung sekali, semendung hatiku 😅 Tidak sengaja tadi selepas bersih-bersih buku dan menata ulang lemari saya menemukan beberapa album foto yang sudah lama.. Di sana terdapat foto Ayah dan Ibu saya yang kebetulan mengikuti acara wisudanya Ayah, ada juga foto Alm. Kakek.. Lama sekali merenung, yaAllah.. mereka pernah muda, dan waktu tidak akan membohongi.. Sekarang mereka sudah tua, dan kini saya sudah tidak lagi anak kecil yang ditimang-timang dan disayang-sayang.. Saya sudah besar, sudah memiliki suami dan tanggung jawab sebagai istri.. 😭 Di dunia waktu berjalan dengan sangat cepat, tidak terasa sebentar lagi usiaku sudah memasuki 1/4 abad 🙈 Saya sudah melakukan apa saja selama ini? Saya sudah berkontribusi apa pada keluarga dan lingkungan saya? Saya sudah sepenuh hati atau belum menjadi istri? Dan yang palinh nyesek, saya sudah sampai mana membahagiakan kedua orang tua saya? YaAllah.. Memang benar, penyesalan tida...

Tidak Dihargai?

Pernahkah kamu merasakan setelah seharian kamu capek mengerjakan segala urusan rumah tangga dan urusan domestik tentunya, yang sangat melelehkan itu. 😂 Dan semuanya tiba-tiba menjadi tidak berguna hanya karena satu kesalahan. MasyaAllah.. Nyesek, gitu ya 😅 Merasa tidak dihargai, merasa semua pekerjaan menjadi sia-sia, merasa sudah tidak semangat lagi.. Bergembiralah kawan.. Jangan bersedih, itu adalah tanda dari Allah bahwa pekerjaan yang berat akan ada balasan yang berat pula (pahala).. Tentunya dengan poin yang penting, yakni sabar dan ikhlas.. 😂😅😅 Berat Oke.. Kita mungkin harus lebih banyak lagi tafakkur.. Lebih banyak lagi muhasabah diri. Udah benar belum, ya.. Niat saya.. Udah bener belum ya.. cara saya ikhlas dan sabar.. Kalau bilangnya sabar tapi masih ngedumel ya itu belum sabar, bu 😅 Apapun itu.. sebagai perempuan.. kita harus banyak bersyukur, belum tentu para lelaki bisa sekuat itu dibebanka...

Manajemen Hati, perlukah?

Pas hati suntuk, pekerjaan menumpuk, hati jedag jedug, pengen meledak tapi takut ambruk.. 😅 Emang gitu ya, udah fitrahnya manusia kali. Urusan yang overload, nggak bisa ngatur waktu bikin mood booster sekali pemirsa. Pengennya sih, ya nulis, ya ta'lim, ya bersih2, ya berkarya. Tapi apa daya, rencana tinggal rencana. Kalau belum ditakdirkan ya harus legowo 😅 Kalau sudah seperti ini biasanya saya akan duduk diam dan sedikit merenung, tarik nafas dalam-dalam dan mikir dalam banget. Saya katakan pada diri saya sendiri. "Kamu sudah sampai sejauh ini, gak apa-apa.. Kalau mau menangis ya menangis saja yang keras, setelah kamu sudah selesai.. Jangan lupa, masih ada banyak hal lain yang bisa kamu kerjakan selai menangis dan merengek.. And the last, jangan lupa tersenyum" Apa berhasil? terkadang banyak nyerahnya sebenarnya.. Tapi, paling tidak anda sudah berusaha.. dan itu penting banget untuk melatih manajemen hati kamu. Tidak perlu muluk-muluk se...

Aku dan Para Pohon

Kenapa jika melihat pepohonan hati kita menjadi tenang dan damai. Karena pepohonan identik dengan warna hijau. Dan warna hijau adalah salah satu bocoran warna surga, subhanallah. Tapi, kalau sudah melihat realita bahwa saat ini pohon semakin sering ditebang membuat miris. Fungsi pohon bukan hanya sebatas penyegar pemandangan, namun juga sebagai penyeimbang hukum alam. Di mana akar pohon menyerap air dan bisa mencegah terjadinya banjir maupun longsor. Kalau sudah terlanjur terjadi banjir maupun longsor maunya menyalahkan pemerintah, sedangkan kita pura-pura lupa bahwa penyebabnya mungkin ulah dari tangan kita sendiri. Banyak dari kita yang kurang menyadari betapa pentingnya melestarikan kekayaan alam. Suka seenaknya dan tidak peduli akan masa depan. Kita harus berhati-hati, karena tanpa kita sadari ekosistem akan rusak dan yang rugi kita dan anak cucu kita. Padahal jelas, ya . Di Al-Quran Allah SWT mewahyukan bahwasanya kita dilarang meninggalkan generasi yang lemah. وَ...